Pergeseran Makna Dalam Proses Penerjemahan

Pergeseran Makna dalam Proses Penerjemahan

            Menurut Catford (1965), penerjemahan berarti mentransfer bahasa sumber ke bahasa sasaran. Penerjemahan merukakan pergantian materi tekstual pada bahasa sumber ke bahasa sasaran. Dalam proses penerjemahan, penerjemah selalu berusaha mendapatkan unsur bahasa sasaran yang sepadan dengan bahasa sumbernya agar dapat mengungkapkan pesan yang sama dalam teks sasaran. Karena setiap bahasa mempunyai aturan tersendiri, maka perbedaan aturan ini akan menyebabkan terjadinya pergeseran.

Pergeseran Makna

            Menurut Simatupang (1999), pergeseran di bidang sematik terjadi karena dua hal, yaitu perbedaan sudut pandang dan budaya penutur bahasa-bahasa yang berbeda. Pergeseran di bidang makna ini pun mengakibatkan bahwa tidaklah selalu mungkin memindahkan makna yang terdapat di dalam teks atau bahasa sumber ke dalam teks atau bahasa sasaran secara tepat atau tetap utuh. Berikut adalah pergeseran di bidang sematik menurut Simatupang. Read more of this post

Dasar-Dasar Peradaban Islam

BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian Peradaban Islam

            Badri Yatim dalam bukunya yang berjudul “Sejarah Peradabah Islam” mengatakan bahwa Peradaban Islam adalah terjemahan dari kata Arab al-Hadharah al-Islamiyyah. Istilah peradaban biasanya dipakai untuk bagian-bagian dan unsur-unsur dari kebudayaan yang halus dan indah.[1]

            Menurut Koentjaraningrat, peradaban sering juga dipakai untuk menyebut suatu kebudayaan yang mempunyai sistem teknologi, seni bangunan, seni rupa, sistem kenegaraan dan ilmu pengetahuan yang maju dan kompleks. Dalam pengertian itulah peradaban yang dimaksud dalam buku ini.Islam yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW.[2]

            Selain itu ada pula yang berpendapat bahwa Sejarah peradaban islam diartikan sebagai perekembangan atau kemajuan kebudayaan islam dalam perspektif sejarahnya, dan peradaban islam mempunyai berbgai macam pengetian lain diantaranya

  • Pertama : sejarah peradaban Islam merupakan kemajuan dan tingkat kecerdasan akal yang di hasilkan dalam satu periode kekuasaan islam mulai dari periode nabi Muhammad Saw sampai perkembangan kekuasaan islam sekarang.
  • Kedua : sejarah peradaban Islam merupakan hasil-hasil yang dicapai oleh umat islam dalam lapangan kesustraan, ilmu pengetahuan dan kesenian.
  • Ketiga : sejarah perdaban Islam merupakan kemajuan politik atau kekuasaan islam yang berperan melindungi pandangan hidup islam terutama dalam hubungannya dengan ibadah ibadah, penggunaan bahasa, dan kebiasaan hidup bermasyarakat.[3]

Dari beberapa pendapat di atas, saya menarik kesimpulan bahwa Peradaban Islam adalah segala bentuk perkembangan dan kemajuan Islam dalam perspektif tentang kebudayaannya. Perkembangan ini menurut saya tidak termasuk dalam aspek ibadah. Hal-hal yang berkaitan dengan ibadah tidak akan pernah berkembang atau mengalami evolusi, karena Allah SWT telah mengatakan dalam sebuah firman bahwa Islam telah Dia sempurnakan. Read more of this post

Iman dan Kuffur Menurut Pandangan Aliran Ilmu Kalam

BAB II

PEMBAHASAN

A.    Mu’tazilah

Mu’tazilah berarti “memisahkan diri”. Nama ini pada mulanya di berikan oleh orang di luar mutazilah karena tokoh pendirinya, Washil bin Atha’, tidak sependapat dengan gurunya, Hasana al-Bashri.

Meskipun nama tersebut semula muncul dari kalangan mu’tazilah, namun pada perkembangan berikutnya, secara diam-diam pengikut mu’tazilah menyetujui dan menggunakan nama tersebut sabagai nama sebuah aliran theologi mereka. Namun, pengertian memisahkan diri bagi mereka tidak sama dengan pengertian yang diberikan oleh non-Mu’tazili. Bagi mereka, Mu’tazilah berarti memisahkan atau menjauhkan diri dari yang salah; sebagai suatu tindakan terbaik. Untuk mendukung maksud dan pengertian tersebut mereka mengemukakan dalil al-Qur’an yang terjemahannya :

“Dan bersabarlah terhadap apa yang mereka ucapkan dan jauhilah mereka secara baik”(Q.S. al-Muzzammil : 10)

Selain nama mu’tazilah, mazhab ini dikenal pula dengan sebutan Ashhab al-‘Adl wa al-Tauhid atau Ahl al-‘Adl wa al Tauhid, al-Qadariah, al-Adl, al-Muattilah, dan Kaum Rasionalis Islam.

Read more of this post

New Face = New Spirit

Long time for me to not open this blog. It’s all because I have another blog that I am working on. While this one will be written in English, the other one will be in Indonesian. May be if you want to see the other blog, just look at my side bar and you will found my Indonesian blog feeds.

I like to write in English because I want to increase my ability in English. Both in oral or writter. All of you know that is imposible to be oral in blog. So, that’s it. This blog will be filled by some posts in a few next time..

Conditional Sentence : Implied Condition

Implied Condition
Implied Condition is one form of Conditional Sentences. That in this form, the real meaning is implied. But although it is implied, its meaning is still the same. In other words, there will be more than one sentences with one meaning in the same.

In its use, “if clause” is usually in the form of implicit, neither explicit nor stated.

(a) I would have gone with you, but I had to study.
(Implied condition : … if I hadn’t had to study)
(b) I never would have succeeded without your help.
(Implied condition : … if you hadn’t helped me) Often the “if clause” is implied, not stated. Conditional verbs are still used in the “result clause”.
(c) She ran; otherwise, she would have missed her bus. Conditional verbs are frequently used following otherwise. In (c), the implied “if clause” is: If she had not run, ….

From the results of analyzing the existing examples Read more of this post

Reading Comprehension III Assignment

GUys, I’ve got the assignment for Reading Comp III Subject, the deadline is on Saturday 16th, 2010.

Here we go. Download in the link below.

Download

All About Computer Virus

Indonesian Version is Here

Consumed Data

INTRODUCTION

At this time, we certainly have a lot to know about the virus and may have been often confronted with problems caused by it. Whatever it is, most viruses are small programs which damage our computers and sometimes even our own pockets.

A. THE ORIGIN OF VIRUS

1949, John Von Neuman, discover “self-altering automata theory” which is the result of research by mathematicians.

1960, lab BELL (AT & T), experts in the lab BELL (AT & T) to experiment with the theory expressed by john v Neuman, they played with the theory those for any type of game / game. The researchers made
program that can reproduce itself and can destroy enemy programs artificial. A Program which can survive and destroy all programs others, it will be regarded as a winner. This game finally become a favorite game in each and every Computer laboratory. Time by time their was conscious and cautious start this game because the program created more and more dangerous, so they do supervision and strict security.

1980, the program that eventually was known as “viral” This managed to spread beyond the lab environment, and began to circulate in cyber world.

1980, begin the known viruses that spread in the cyber world.

The virus, which first appeared in this world named [Elk Cloner] was born circa 1981 at TEXAS A & M. Spread through Apple II floppy disks are the operating systems in place. The destroyer was mendisplay message on the screen: “It will of get on all your disks It will of infiltrate your-chips-yes it is Cloner!-It will of stick to you like glue It will from Modify Read more of this post